DARI OBROLAN MENJADI KENYATAAN, DARI KELUH KESAH JADI TINDAKAN NYATA

 

Sejarah berdirinya FORMAKA KESA (Forum mahasiswa-mahasiswi katolik Keuskupan Sanggau, Angkatan pertama.

 

            Sejarah menjadi bagian yang sangat fundamental dalam setiap institusi maupun kelompok yang didirikan. Sejarah sangat penting diabadikan karena sejarah akan menjadi arsip penting bagi institusi yang didirikan agar institusi sungguh memiliki dasar dan arah tonggak awal berdirinya institusi tersebut. Forum mahasiswa/I katolik keuskupan Sanggau Angkatan pertama, mulanya dirintis atas kerinduan akan pengalaman rohani bagi mahasiswa/I perantau yang sedang menimba ilmu serta keterlibatan aktif bagi kaum muda katolik untuk berkreasi di tanah perantauan. Sebagaimana pesan yang disampaikan oleh alm. Sri Paus Fransiskus paada hari orang muda sedunia ke 34, paus fransiskus menyampaikan beberapa point penting yaitu:

1.      Misi adalah pilihan, bukan keharusan: Paus Fransiskus mengajak kaum muda untuk memilih untuk menjadi misionaris dan tidak hanya menjadi orang yang pasif.

2.      Jadilah orang yang berani: Paus Fransiskus mengajak kaum muda untuk menjadi orang yang berani dan tidak takut untuk mengambil risiko.

3.      Hiduplah dengan penuh harapan: Paus Fransiskus mengajak kaum muda untuk hidup dengan penuh harapan dan tidak takut untuk bermimpi.

Dengan demikian, Paus Fransiskus mengajak kaum muda untuk menjadi generasi yang penuh harapan dan sukacita, serta menjadi mercusuar kasih dan damai di tengah masyarakat.

Maka atas dasar itu, beberapa mahasiswa yaitu Lea Kristiani, Stefanus, Krispatih, Rius, Elan Gege, Eli, bersama Frater Medianus Rio Fernando pada hari raya idul fitri 2025 membuat suatu gagasan untuk membentuk kelompok mahasiswa/I perantau yang berasal dari Keuskupan Sanggau yang sedang berkuliah di Malang Jawa Timur, dengan harapan dapat terbentuknya suatu organisasi yang diharapkan yang didalamnya terdapat kasih persaudaran yang saling mengenal, mendukung, dan berjuang bersama sebagai kaum muda yang menimba ilmu di tanah perantauan. Akhirnya dengan niat dan harapan yang penuh semangat Frater Medianus Rio Fernando mengajak beberapa mahasiswa/I katolik keuskupan sanggau khususnya para pengurus yang terlibat dalam organisasi IKBAS yang sudah berdiri sejak lama di tanah Jawa Timur, dengan harapan organisasi ini pun mendukung rencana dan harapan dari beberapa mahasiswa/I katolik keuskupan sanggau untuk membentuk forum rohani katolik.

Pertemuan perdana bersama pengurus IKBAS

Pada tanggal 13 April 2025 diadakanlah rapat pertama yang dihadiri oleh Yanuar yang pada saat itu menjabat sebagai wakil ketua IKBAS, Acoy, Rendi, dan Ambro yang pada saat itu sebagai kordinator devisi dalam IKBAS, bersama dengan Frater Medianus Rio Fernando di café kopi tepat di depan UIN Malang untuk membahas segala maksud, niat, serta harapan untuk membentuk forum mahasiswa/I katolik Keuskupan Sanggau. Hasil dari rapat tersebut melahirkan nama FORMAKA KESA (Forum mahasiswa-mahasiswi Katolik Keuskupan Sanggau) serta persetujuan dari para pengurus IKBAS untuk mendukung pembentukan forum ini.

Keterlibatan dan persetujuan dari UNIO para frater Keuskupan Sanggau

Dengan semangat yang tak terpadamkan, Frater Medianus Rio Fernando pada saat forum internum UNIO frater Keuskupan Sanggau menyampaikan pada kesempatan yang diberikan apa yang sudah digagas, direncanakan, dan diharapkan dari para mahasiswa/I katolik yang berasal dari Sanggau yang sedang berkuliah di Malang untuk membetuk forum kerohanian yang ingin melibatkan seluruh frater projo Sanggau. Pada saat itu masih kepemimpinan Frater Septian selaku ketua UNIO frater Keuskupan Sanggau. Akhirnya setelah berunding dan membicarakan hal tersebut diputuskannya secara resmi bahwa seluruh frater keuskupan sanggau mendukung dan akan terlibat aktif juga untuk membentuk FORMAKA KESA. Para frater Keuskupan Sanggau pada saat itu adalah: Fr. Dendri, Fr. Yohanes Dandi, Fr. Urbanus Rohir, Fr.Andre, Fr. Septian, Fr. Teodorus Tio, Fr. Santo Yohanes, Fr. Sergius Hendi, Fr. Pardo Domento, Fr. Ektrada, Fr. Stepanos, dan Fr. Medianus Rio Fernando.

 

Pertemua kedua di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII Malang

Pada pertemuan yang kedua ini, saudara Yanuar, Rendi, Ambro, Acoy, Fr. Septian, Fr. Andre, dan Fr. Medianus Rio Fernando membahas kelanjutan dari harapan untuk membentuk FORMAKA KESA, setelah disetujui dan didukung pula oleh UNIO para Frater Keuskupan Sanggau. Dalam pertemuan ini, mahasiswa bersama para frater membahas untuk mengumpulkan semua mahasiswa/I yang ingin bergabung kedalam FORMAKA KESA, akhirnya ditentukanlah pada tanggal 15 Mei 2025 pertemuan ketiga bersama dengan seluruh mahasiswa/I katolik dan kedua belas frater Keuskupan Sanggau.

Pertemuan ketiga para mahasiswa/I bersama para frater Keuskupan Sanggau

Pada tanggal 15 Mei 2025 diadakanlah pertemuan ketiga di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII Malang. Para mahasiswa/I dan para frater berkumpul untuk menentukan arah kedepan FORMAKA KESA yang akan dirintis ini. Pertemuan dihadiri 56 mahasiswa/I dan 12 frater. Pertemuan dipimpin oleh Fr. Septian selaku ketua UNIO frater Keuskupan Sanggau dan dibantu oleh Fr. Medianus Rio Fernando. Pada pertemuan ketiga ini, hadir pula saudara Uru yang pada saat itu menjabat sebagai ketua umum IKBAS. Pertemuan ketiga melahirkan banyak gagasan, paandangan, masukan, dan juga kritik untuk membentuk FORMAKA KESA. Maka diputuskan secara bersama motto dari FORMAKA KESA yaitu IUVENTUS PRO CHRISTO dalam bahasa Latin yang artinya KAUM MUDA UNTUK KRISTUS. Motto terebut dipilih atas dasar bahwa harapan dan masa depan gereja adalah kaum muda dan saat ini maraknya kaum muda yang pergi begitu saja meninggalkan Kristus, maka secara tegas FORMAKA KESA membentuk hati dan mengasah budi untuk tetap setia apapun konsekuensinya untuk setia sampai akhir menjadi murid Kristus. Maka lahirlah motto Kaum muda untuk Kristus, sekaligus persembahan dan dedikasi kaum muda Keuskupan Sanggau bagi Kristus.

Pada pertemuan ketiga juga diputuskan dewan pelayan inti sementara untuk menata struktur berjalannya FORMAKA KESA. Maka atas inisiatif dan banyak pertimbangan terpilihlah Saudari Yohana Yecika sebagai Pelayan umum, Saudara Elan sebagai wakit pelayan umum, Saudara/I Friska dan Ambro sebagai sekretaris , dan saudara/I Gunevo dan Imel sebagai bendara. Akhirnya menjabatlah para pelayan inti FORMAKA KESA secara sementara dari terpilihnya sampai secara resmi dilantik pelayan inti yang baru. FORMAKA KESA memiliki ciri khas khusus yaitu pada penyebutan pengurusnya, FORMAKA KESA tidak menggunakan kata pengurus inti melainkan pelayan inti. Pelayan inti memiliki makna bahwa sejatinya mereka itu pelayan bukan pengurus, dan dengan kata pelayan diharapkan sungguh menghayati nilai-nilai sebagai seorang pelayan seturut juga dengan kata Yesus bahwa Ia datang untuk melayani dan bukan untuk dilayani.

Acara perdana FORMAKA KESA (Temu akbar dan Doa penutupan bulan Maria)

Pada tanggal 25 Mei 2025, diadakannya acara temu akbar dan penutupan bulan Maria bersama. Pihak pengurus kapela St. Bonifasius Landung Sari sangat memberi dukungan melalui fasilitas yang ada, sehingga acara dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pada acara ini juga para mahasiswa/I, para frater, dan suster mendalami bulan Maria dan sosok Bunda Maria yang pada saat itu dibawakan oleh Fr. Dendri dan Fr. Teodorus Tio. Akhirnya acara berakhir dengan penuh nilai dan makna, bukan sekedar kumpul dan senang-senang melainkan ada nilai yang ingin dicapat dari kegiatan tersebut.

Rapat Persiapan Pengukuhan FORMAKA KESA dan TEMU AKBAR

Pada tanggal 6 September 2025 diadakan rapat bersama panitia untuk persiapan acara pengukuhan FORMAKA KESA di Sekretariat ANDAS. Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan dalam menyongsong acara Temu akbar dan pengukuhan FORMAKA KESA yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2025 yang bertempat di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII Malang. Pada persiapan ini, Fr. Medianus Rio Fernando berusaha menghubungi Pastor Ketua UNIO Keuskupan Sanggau dan beberapa KURIA Keuskupan Sanggau dan puji Tuhan mendapat respon yang baik. Pihak Keuskupan Sanggau juga sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini.

Maka atas persetujuan dan dukungan banyak pihak, beberapa frater menghubungi Pator Romeo CP yang berasal dari Paroki Jangkang Keuskupan Sanggau yang pada saat ini bertugas di Seminari Tinggi Biara Pasionis Indonesia untuk mempersembahkan perayaan ekaristi temu akbar dan pengukuhan FORMAKA KESA. Akhirnya Romo Romeo CP menyetujui bahkan bersedia menjadi pembina dan pendamping bagi FORMAKA KESA yang didirikan ini.

TEMU AKBAR DAN PENGUKUHAN FORMAKA KESA ANGKATAN PERTAMA

Tepat pada tanggal 26 Oktober 2025 atas ijin dari Romo Gregorius Tri Wardoyo CM selaku rektor Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII Malang, maka dilaksanakan secara resmi acara FORMAKA KESA yang diselenggarakan di Seminari Giovanni. Perayaan ekaristi suci dipersembahkan oleh Romo Romeo CP, dengan jumlah pserta yang hadir kurang lebih 80 peserta, yang mencakup mahasiswa/I, para frater, para suster CP, dan Bruder CP. Acara terselenggara dengan baik dan sukses. Acara pengukuhan dihadiri pula ketua umum IKBAS dan ketua umum komunitas STIG Malang. Acara tidak hanya merayakan perayaan ekaristi saja melainkan mendengarkan sambutan dan masukan untuk kedepannya dari para ketua dan termasuk nasehat dari Romo Romeo CP selaku pembina FORMAKA KESA.

Akhirnya resmi dikukuhkan para pelayan inti beserta jajarannya yang akan menjabar selama satu tahun di Angkatan pertama ini. Menjadi sebuah sejarah yang penuh makna bahwa FORMAKA KESA dapat berdiri dan resmi dilantik atas kehendak Allah Tritunggal MahaKudus. Perjalanan masing sangat panjang, benih baru dituai dan kelak benih yang baru dituai ini akan berkembang bahkan berbuah dari waktu ke waktu, hari, kehari bahkan tahun ke tahun untuk menyongsong FORMAKA KESA yang semakin mampu memberi diri bagi sesama dan Tuhan Allah di tanah perantauan. Demikian sejarah singkat berdirimya Forum mahasiswa/I katolik Keuskupan Sanggau periode pertama. Sungguh karena Allah dan atas kehendak Allah semua harapan dapat terjadi. Jaya selalu FORMAKA KESA. Tahun 2025 menjadi sejarah dimulainya misi baru bagi FORMAKA KESA, berdirilah hari ini dan sampai selama-lamanya. Sejarah ini dibuat oleh Frater Medianus Rio Fernando bersama para perintis awal , ditulis di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang, Jawa Timur. Rabu, 29 Oktober 2025. Salam kasih Yesus, Iuventus Pro Christo.

 

 

Penulis: Fr. Medianus Rio Fernando 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DARI OBROLAN MENJADI KENYATAAN, DARI KELUH KESAH JADI TINDAKAN NYATA

  Sejarah berdirinya FORMAKA KESA (Forum mahasiswa-mahasiswi katolik Keuskupan Sanggau, Angkatan pertama .                Sejarah menjad...

Postingan Populer